Selasa, 16 Oktober 2012

Fans as The Other Status


Ada alasan kenapa background dari blog saya ini adalah gambar seperti itu. Saya sudah sering mendengar orang berkata , itu apa? Bisa dilihat sendiri itu adalah gambar kumpulan massa yang sedanag duduk di tribun suatu stadion sepak bola. Apakah mereka sedang menonton pertandingan sepak bola? tetapi kenapa harus ada yang berwarna merah dan biru? kenapa ada seperti cahaya terang berwarna merah dan biru seperti itu? Tidak, mereka memang tidak menonton pertandingan sepak bola. Meskipun mereka sedang berada di stadion sepak bola. Yang mereka lihat itu bukanlah suatu pertandingan. Melainkan sebuah konser. Kalau saya boleh berkata meskipun mungkin tidak ada yang mendengar atau tidak ada yang peduli apalagi mengerti, ingin rasanya air mata saya keluar walau hanya melihat gambarnya saja. Merasa bangga dengan apa yang terlihat di gambar tersebut. Merasa bahagia..? 
Konser seperti itu apa yang harus ditangisi? Susah memang menjelaskannya, itulah rasanya menjadi seorang fans. Gambar pada background tersebut merupakan fans yang sedang menonton artis kesayangannya sedang bernyanyi diatas panggung yang ada di depan mereka.  Konser yang diadakan secara besar -besaran layaknya seperti sebuah festival yang diadakan di stadion bola. Beberapa penyanyi datang ke stadion tersebut membuat lebih banyak fans yang datang berbagi macam artis. Sehingga digunakan tempat yang lebih besar. Kenapa bisa sebanyak itu? iya begitulah salah satu kerjanya. Seperti yang dilihat di gambar, semakin banyak fans yang datang akan semakin lebih baik. Berarti yang mendukung artis tersebut banyak pendukungnya. Semakin banyak fans yang datang menandakan artis tersebut sangat terkenal, sukses dan sangat bagus. Hal itu berlaku di Korea Selatan, tempat dimana gambar ini diambil.
Kenapa akhirnya saya bilang bangga, karena pada gambar tersebut merupakan fans dari artis kesayangan saya juga. Saya senang dan bangga karena ternyata artis kesayangan saya memiliki banyak penggemar, sukses dan banyak dipuji orang karena terbukti memang mereka artis yang bagus. Ingin rasanya berada di tempat itu, ikut memegang lighstick berwarna merah dan biru untuk medukung mereka. Lightstick adalah tongkat yang bisa bersinar seperti lampu. Warna merah dan biru yang terlihat berasal dari lightstick tersebut. Hal itu biasa dilakuakan sebagai atribut yang digunakan untuk mendukung artis kesayangan mereka saat artis itu tampil. Mereka bahkan menggoyang-goyangkannya sambil berteriak-teriak. Saya senang karena tahu mereka yang datang pada acara seperti itu dalam rangka berusaha untuk medukung mereka sebagai artis kesayangan sehingga mereka tetap merasa ada yang mendukung. Setidaknya itu adalah salah satu hal yang bisa kita berikan untuk mereka dengan datang, memberikan kehadiran kita. Memberitahukan bahwa kita ada. Saya ada, menyukai mereka.                                                                                                                        
Artis kesayangan, bukan artis artis kesukaan. Itulah mengapa hal menjadi fans tersebut merupakan hal yang berbeda yang menjadikannya susah dimengerti  dan susah dijelaskan. Lebih dari sekedar suka biasa saja, kami, saya, sudah memiliki perasaan sayang kepada mereka. Itu juga yang membuat fans bereda dari hanya sekedar orang yang menyukai suatu artis. Aneh? Hmm... saya memberikan pertanyaan seperti itu. Susahkah untuk dimengerti? bahkan hanya untuk dihargai saja. Ada yang aneh memang, kalau mau melihat lebih dekat dan tidak terlalu menghakimi. Fans ada yang kurang bisa megontrol emosinya ada yang tidak. Ada juga yang bisa berpikiran jernih dan logis ada juga yang tidak. Tetapi memang ada standar fans yang seharusnya dilakukan oleh para fans. Jadi, mungkin ada keinginan setidaknya adanya harapan untuk bisa dimengerti atau sedikitnya bisa dihargai akan berbagai hal yang dilakukan oleh  orang-orang yang juga memiliki status sebagai fans.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar