Selasa, 23 Oktober 2012

Lebah Madu for Ketombe


Rambut  adalah mahkota yang sangat penting bagi penampilan dan kesehatan. Lebih dari 85 % pria dan wanita menjadi kurang percaya diri karena masalah rambut dan kulit kepala. Salah satu penyebabnya adalah ketombe yang selalu menjadi masalah penting pada rambut. Ketombe banyak terdapat pada penduduk yang beriklim tropis, suhu tinggi dan udara lembab. Penyakit ini biasanya menyerang orang dengan kulit kepala berminyak. Gejala umumnya adalah munculnya sisik-sisik putih pada kulit kepala, gatal, dan juga adanya kerontokan rambut. Gejala kelainan yang muncul dapat  bervariasi antar individu. Ketombe dapat menjadi semakin parah dengan adanya mikroorganisme-mikroorganisme di rambut dengan jumlah yang berlebihan.

Kini banyak tersedia produk-produk sampo di pasaran untuk membasmi ketombe. Produk-produk sampo  anti ketombe yang digunakan biasanya mengandung asam salisilat, coal tar, zinc pyrithione, selenium sulfida, ketokonazol dan belerang. Walaupun beberapa ada yang digolongkan sebagai obat yang dijual bebas dan sebagian digolongkan sebagai kosmetik, produk-produk tersebut hanya dapat mengatasi gejala-gejala dari ketombe, tetapi tidak mengatasi penyebab ketombe.
Penggunaan bahan alternatif lain sebagai antiketombe dalam sampo sudah banyak dilakukan. Walaupun demikian, perlu juga dilakukan dengan mencari bahan alami yang memilki potensi sebagai anti ketombe pada rambut dan bisa digunakan sebagai bahan untuk diiadikan sampo yang tidak memiliki efek samping. Efektivitas ekstrak  tanaman-tanaman seperti daun sirih, daun ubi, dan seledri  dilaporkan memiliki aktivitas antiketombe yang hampir sama dengan bahan-bahan kimia penghambat ketombe yang terdapat pada sampo. Tetapi ada juga yang bisa berasal dari hewan seperti lebah madu. Bahan alami alternatif yang diduga berfungsi sebagai  antimikrob ketombe adalah propolis. Dugaan ini berdasar pada beberapa penemuan, bahwa propolis bersifat antimikrob. Propolis merupakan salah satu  produk alami dari lebah madu yang memilki banyak manfaat.
          Lebah madu  atau nama latinnya Apis indica   merupakan salah satu serangga sosial yang hidup berkelompok membentuk koloni. Salah satu koloni lebah ini berjumlah 300 samapai 800  ekor lebah. Apis indica banyak ditemukan hidup di daerah tropis dan subtropis, bisa banyak ditemukan di Indonesia, karena memang merupakan lebah asli Indonesia. Lebah madu jenis ini merupakan lebah pekerja  yang bisa menghasilkan 5-10 kg madu dengan jumlah lebah pekerjanya sebanyak 30.000. Lebah lokal ini temperamennya cukup ganas. Lebah madu membuat sarang di dalam lubang-lubang pohon, celah-celah dinding atau lubang bambu di dalam rumah. Koloni lebah lebih suka memilih ruangan dengan pintu masuk mengarah ke selatan, dengan lubang kurang dari 60 cm dan terletak di dasar ruangan. Lubang- lubang  kecil pada sarang tersebut akan  ditutup dengan propolis .                                                 
Propolis
Propolis berasal dari resin yang dikumpulkan lebah pekerja khusus yang tugasnya mencari resin dari daun yang baru tumbuh dan bagian kulit batang pohon tertentu. Oleh lebah pekerja di sarang resin tersebut dicampur sedikit dengan lilin lebah, madu dan enzim sebelum akhirnya menjadi propolis. Propolis adalah sejenis resin yang karena bentuknya lengket seperti lem disebut bee. Propolis juga digunakan oleh lebah untuk mensterilkan sarang, menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakeri, virus dan jamur.
Propolis merupakan produk alami lebah yang menunjukan efek antimikrobial. Komposisi propolis sangat bervariasi tergantung daerah tempat lebah pekerja mengambil resin dari tanaman-tanaman sekitar tempat sarangnya. Propolis sangat kaya akan senyawa terpena, asam benzoat, asam kafeat, asam sinamat dan asam fenolat. Propolis juga mengandung flavonoid yang sangat tinggi sehingga banyak peneliti memilih propolis sebagai senyawa flavonoid. Propolis bersifat antiseptik, antibiotik, antifugal, anti-inflamantory, dan kemampuan detoksifikasi. Propolis sebagai antimikrob dapat mengatasi kerontokan pada rambut yang disebabkan oleh ketombe yang menyerang kulit kepala.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar