Selasa, 23 Oktober 2012

Waktu BBM Naik


Pada dua pekan yang akan datang ,tanggal 23 Mei2012 , Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  akan mengumumkan rencana paket penghematan untuk bahan bakar bersubsidi yang akan berlaku mulai 1 Juni 2012. Paket kebijkan ini  bertujuan sebagai alternatif  untuk permasalahan BBM di Indonesia. Seperti diketahui pada awalnya rencana yang akan dilaksanakan adalah  menaikan harga BBM pada tanggal 1 April 2012 yang lalu ,akan  tetapi hal tersebut ditunda karena kerusuhan yang terjadi untuk menuntut agar BBM tidak jadi dinaikan.

Pemerintah mengalami kesuliatan karena disi lain pemerintahan juga harus memikirkan tentang biaya anggaran negara. Bila pemerintahan terus saja memberikan subsidi,  hal yang ditakutkan adalah tidak cukupnya anggaran biaya bagi negara  untuk dipenuhi. Pemerintah tetap harus memikirkan rencana yang lain agar bisa mengatasi masalah tersebut. Hingga akhirnya  Presiden akan mengumumkan rencana kebijakan pemerintah yang baru untuk BBM. Paket kebijakan yang diberikan adalah melakukan penghematan untuk subsidi BBM. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, juga sudah membenarkan hal tersebut. “ Menurut  rencana akan diumumkan Bapak Presiden, kira-kira 23 Mei. Lalu mulai tanggal 1 Juni 2012  sudah akan mulai berlaku,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, Rabu(9/5) di Istana Presiden.
Sebelumnya terjadi kerusuhan untuk menentang kenaikan BBM ini. Banyak alsan yang sebenarnya masih sipang siur dimasyarakat tentang alasan kenapa BBM harus dinaiakn harganya.  Masyarakat sudah terlebih dahulu tidak menyutujui dan akhirnya menghujat pemerintah tentang kenaikan BBM ini, karena mereka merasa sangat diugukan. Kalau dilihat lagi secara lebih dalam, sebenarnya untuk  kenaikan BBM  siapa yang dirugikan, lapisan masyarakat yang mana yang akhirnya dirugikan? Sama saja dengan dihematnya BBM, lapisan masyarakat mana yang dirugikan?  Memang masalah ini sangat rumit, karena dapat mempengaruhi semua lapisan dan pihak. Tetapi kalau kita mau coba melihat dengan kepala yang jernih dan berusaha untuk tidak terlebih dahulu berpikiran negatif, ada alasan yang bertujuan baik dari pemerintah mengenai masalah BBM ini. Yang membuat pemerintah menajdi kesulitan adalah kebijakan yang diberlakuakan oleh mereka haruslah benar-benar tepat hingga akhrinya seluruh masyarakat Indonesia dapat mengerti dan mau manjalaninya dengan baik.
Bila dilihat pada kerusuhan untuk  menentang kenaikan BBM  tanggal 1 April 2012 yang lalu, siapa yang sebenarnya berhak untuk menutut atau protes? Kalau kita mau mengetahui alasan sebenarnya kenapa BBM mengalami penghematan subsidi, setidaknya kita bisa mengerti dan mengetahui siapa yang sebenranya yang paling berhak untuk menuntut kenaikan atau penghematan BBM ini. APBN, inilah alasan yang diberikan oleh pemerintah sebagai alasan mengapa  BBM  harus dinaikan atau diberlakuakn penghematan. Menurut pemerintah, mereka sepertinya tidak bisa lagi terus memberikan subsidi BBM, sehingga mereka pada akhirnya harus menaikan harga BBM, bila tidak akan terjadi ketimpangan dalam hal mengenai pemenuhan biaya untuk APBN. Mungkin memang sepertinya untuk terjadinya kenaikan BBM sungguh sulit untuk di terapkan ke masyarakat. Tetapi sekali lagi pemerintah tetap harus mengatasi masalah ini, pemerintah juga tidak bisa membiarkan keadaan seperti ini terus. Hingga akhirya sekarang muncul solusi baru yang berupa paket kebijakan baru dari pemerintah yang berupaya untuk menghemat subsidi BBM. Memang pada akhrinya ada yang dirugikan. Tetapi seharusnya yang dirugikan pun haruslah yang benar-benar merasa dirugikan. Bagi kita yang merasa sebenranya masih sanggup untuk membeli BBM walaupun harganya dinaikan atau dihemat subsidinya, seharusnya kita idak perlu untuk protes. Jadi sepertinya memang BBM akan tetap naik, ataupun subsidinya tetap berjalan tetapi dihemat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar